Data adalah kumpulan kejadian yang diangkat dari suatu kenyataan (fakta), dapat berupa angka, huruf, symbol khusus atau gabungan ketiganya. Kapan kumpulan data dapat disebut sebagai basis data? Basis data adalah
kumpulan data yang didefinisikan sebagai rangkaian aktifitas dari satu organisasi atau lebih yang saling berhubungan. Basis data, beberapa diantaranya, terdiri dari entitas dan relasi. Sebagai contoh, di kampus Politeknik Telkom terdapat entitas mahasiswa, mata kuliah dan dosen. Relasi yang mungkin terjalin antara entitas-entitas tersebut adalah mahasiswa memiliki nilai mata kuliah, mahasiswa mendapatkan jadwa
l dari mata kuliah yang diadakan, dan dosen menjadi wali dari mahasiswa.
Basis data yang dicontohkan di atas memiliki data yang cukup banyak. Data mahasiswa untuk setiap angkatan, jumlah mata kuliah yang diadakan untuk semester 1 sampai 6, dan berbagai data lain yang harus disimpan di dalam t
empat penyimpanan data (storage). Ada alat yang disediakan untuk membantu menangani pengaturan data ini. Database managemen
t system (DBMS) adalah software yang dirancang untuk membantu dalam pengaturan kumpulan data yang berjumlah besar.
Contoh DBMS antara lain Ms.Access (Microsoft), DB2 dan Informix (IBM), MySQL, Oracle, PostgreSQL, dan Sybase.
File System dan Sistem Basis Data
Sebelum masa DBMS dimulai, data disimpan dalam bentuk file. File adalah sebutan untuk sekumpulan byte. File bisa berisi sederetan karakter atau kode ASCII yang membentuk sebuah dokumen, atau bisa juga berupa rangkaian i
nstruksi untuk software aplikasi untuk dijalankan oleh komputer. Misalnya data akademik, supaya informasinya tetap berada di komputer maka data disimpan dalam bentuk file. supaya pengguna dapat melakukan perubahan data, maka dibuat program aplikasi mengikuti kebutuhan masing-masing divisi. Setiap aplikasi memiliki file-file pada system operasi yang digunakan untuk menyimpan data. Sehingga kemungkinan terdapat data yang sama pada divisi yang berbeda. Data ini tiap tahun akan bertambah mengikuti bertambahnya jumlah mahasiswa yang masuk pada setiap ajaran baru. Kebutuhan akan fasilitas program aplikasi akan semakin bertambah.
Kelemahan menggunakan file system :
- data redundancy dan inconsistency
- sulit dalam pengaksesan data
- data isolation
- masalah integritas data
- masalah atomicity
- current access anomalies
- masalah keamanan
Keunggulan DBMS :
- data berdiri sendiri (Data Independence)
- pengaksesan data yang efisien (Efficient data access)
- integritas data dan keamanan terjamin (Data integrity and security)
- administrasi data I
- dapat diakses bersamaan dan ada recovery saat terjadi kegagalan
- mengurangi waktu pembangunan aplikasi (Reduced application development time)
Hirarki Media Penyimpanan Fisik


Tidak ada komentar:
Posting Komentar